Archive for the 'personal' Category

Liburan Konyol…

November 30, 2009

Rencana liburan kali ini bergulir dengan cepat tanpa memandang tanggal tua yang bagi kami adalah tanggal penghematan dompet dengan sehemat-hematnya.. Bahkan kalau perlu, si dompet diberi gembok agar supaya pengeluaran tak perlu bisa di rem dengan sekuat tenaga… Namun yang terjadi kemarin adalah LIBURAN INI HARUS DI AKSI…. Itung-itung nge-refresh otak selagi ada kesempatan… Tujuan pertama adalah kota Bandung dengan tempat menginap seperti biasa, di Hotel J yang berlokasi di seputaran Dago Atas… Kenapa harus disitu..?? Karena kita memanfaatkan diskon yang diberikan oleh pihak hotel sebesar 35-50% apabila mempergunakan kartu kredit salah satu bank… Dan kami mendapat jaminan tersedianya room sesuai permintaan kami.. Lumayan khan..??

Kegiatan di kota Bandung kali ini terasa berbeda, karena kami sama sekali tidak menjelajahi kota yang eksotik ini untuk sekedar mencuci mata.. Bahkan makanpun kami tidak keluar dari lingkungan hotel tersebut.. Bahkan kami betah berlama-lama di sekitar hotel tanpa sekalipun berkeliling kota Bandung.. Kenapa..?? Karena Bandung bagi kami adalah kota ke 2 kami dan kami bisa kapan saja menjelajahi kota ini dan juga karena kami sudah merencanakan perjalanan jauh untuk besok hari dan hari ini hanya kami habiskan di seputaran hotel saja… :)

Read the rest of this entry »

Egoisme Warga Kota..

November 18, 2009

Kadang kepedulian yang ada pada diri kita terhadap keadaan sekitar masih dalam taraf sedikit cuek.. namun taraf sedikit cuek tersebut masih lebih baik daripada taraf cuek atau sangat cuek..

Tidak ada yang akan menyalahkan apabila kita berada pada taraf sedikit cuek tersebut.. mengapa?? karna sedikit cuek itu masih ada atau masih memperhatikan keadaan sekitar walaupun dalam persentase yang sangat kecil..

Sudah menjadi sifat manusia untuk memiliki sifat sedikit cuek pada masa sekarang ini.. dan itu sama sekali tidak merugikan lingkungan sekitar kita.. :)

*post spontan setelah melihat perkelahian terbuka di jalan raya dimana hampir semua orang berlaku seperti penonton yang tidak bereaksi apapun untuk memisahkan perkelahian tersebut..

Kisah Mbah Kemi

November 17, 2009

Sebuah kisah yang ditulis oleh Mandha [Al Azhar Peduli Umat] yang dipublikasikan di Koran Tempo pada hari ini cukup membuat hati berulang kali mengucap syukur bahwa hidup yang telah penulis lalui lebih baik daripada si mbah Kemi, namun apabila dilihat dari pemahaman beragama, ternyata mbah Kemi lebih berilmu daripada penulis (diantara keterbatasan yang beliau miliki)…. Tentunya ilmu positiflah yang akan membawa kita kelak kepada kebaikan kita kelak… Dan kisah dibawah ini kiranya dapat menjadi pelajaran bagi kita untuk selalu berfikir dalam menjalani hidup di dunia dan selalu berusaha untuk menggapai cita-cita yang menjadi impian kita..

Read the rest of this entry »

Gosip…

November 12, 2009

Kadang kita mengalami apa yang dinamakan kena gosip.. Kena gosip?? hmm.. Kalo gosipnya bagus buat kita sih gag masalah, tapi kalo sebaliknya?? Bukan hanya masalah yang datang bahkan rasa malu-lah yang kadang membuat kita menjadi serba salah dalam berinteraksi dengan sesama..

Namun tanpa kita sadari, bergosip itu mempunyai kenikmatan tersendiri.. Hidup tanpa bergosip laksana sayur tanpas garam. terasa hambar.. Sah-sah saja apabila kita bergosip, namun dalam bergosip pun kita harus cerdas memilih antara bergosip demi kebaikan dan bergosip untuk keterpurukan kita kelak..

Apa sih contoh dari bergosip untuk kebaikan??

eh.. si anu ternyata hebat loh.. doi sekarang hampir pasti menjadi juara dunia sejati di kelasnya kalau si anu bisa menggabungkan 3 gelarnya sekaligus..

Masuk kategori menggosip khan?? Lah iya dong secara si a dan si b sedang membicarakan si anu yang notabene tidak ada diantara mereka.. Namun karena tidak saling mengenal antara si a – si b dengan si anu itulah yang menyebabkan gosip itu bersifat membangun karena yang diperbincangkan bukan dari sisi negatif dari si anu..

Sedangkan bergosip yang berakibat fatal akan dilanjutkan besok dengan postingan GOSIP part 2.. Maklumlah jam segini mata penulis sudah tidak konsen lagi euy.. :)

si anu

Merenung lebih..

November 2, 2009

Perjalanan dari kantor ke rumah malam ini sangat melelahkan.. Rute yang kulewati tidak seperti biasanya.. Itu dikarenakan aku menghindari pembetonan jalan sepanjang 2 kilometer dalam 2 titik.. Dan itu menyebabkan kemacetan yang lumayan parah apabila berkendara roda 4 (empat)…

Mampir ke sebuat atm adalah sasaranku selanjutnya.. Namun bukan uang yang kudapat tapi keblokirnya kartu atm ku akibat kecerobohanku sendiri.. Ini akibat jarangnya aku mempergunakan atm dan lebih senang mempergunakan sms/internet banking untuk kegiatan perbankan.. Apes memang malam tadi..

Dengan perasaan gundah karena besok akan ada kegiatan baru yang tidak diperkirakan yaitu membuka blokiran di kantor cabang bank terdekat maka kulanjutkan perjalanan menuju rumah..

Ketika memasuki kompleks tempatku tinggal ada ledakan yang cukup keras di gardu PLN tepat ketika kulewati.. Ledakan itu dibarengi dengan percikan api di kabel listrik.. Tanpa banyak pikir aku langsung menghubungi rumah agar langsung menelpon PLN tentang kejadian tersebut.. Astagfirullah..!! Api yang berkobar semakin membesar dan ledakan2 semakin sering terjadi.. Selang beberapa menit kemudian petugas PLN datang dan dengan pengalamannya berhasil mengatasi kejadian tersebut dengan cepat.. say thanks to PLN officer yang dengan cepat merespon pengaduan warga sehingga gardu listrik yang terbakar tadi bisa cepat ditanggulangi sehingga mati lampu hanya berlangsung singkat..

Dari 2 kejadian tersebut di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa apa yang terjadi dan kita alami pasti akan banyak yang diluar perkiraan rasional kita.. *merenung lebih*

ibuku superwoman..

November 2, 2009

Pagi itu kediamanku terasa heboh oleh teriakan puas sang ibu.. Teriakan itu sontak membangunkanku dari tidur yang sangat singkat.. Maklumlah aku baru tidur selepas subuh setelah mengerjakan beberapa kerjaan sampingan yang cukup menguras tenaga dan pikiran.. Jam baru menunjukkan pukul 07.15 wib.. (doh)

Ternyata teriakan itu adalah sebuah teriakan kepuasan akibat telah membunuh salah satu miki yang ada di rumahku.. Miki?? Yah benar, miki adalah panggilan sayang atau nama lain dari tikus.. Yang ada dibenakku saat itu pembunuhan sang miki dilakukan dengan menggunakan sebuah alat atau sejenisnya.. Namun yg terjadi sebenarnya terjadi adalah sang miki dibunuh dengan cara diinjak dengan kaki telanjangnya.. Atopiloh..!!

Cerita sang ibu benar2 membuatku tertawa sampai2 rasa kantuk yang sebenarnya hilang seketika..

Gag usah kuceritakan kronologisnya lah, yang paling penting adalah cara membunuh sang miki lah yang membuat julukan baru buat ibuku dari aku dan adik2ku: ibuku superwoman.. :)