Pertama kali mendengar lagu ini malah dari keponakanku yang baru berusia 2 tahun lebih.. Dia selalu ngucapin kata-kata “Enak Dong.. Manteb Dong..”
Apapula sih maksud ucapan itu..?? Karena memang kata-kata itu tidak begitu familiar di kuping blogkedua..
Ternyata pas kata-kata itu ada di televisi, secara spontan si keponakan membangunkan blogkedua sambil teteb teriak-teriak “Enak Dong.. Manteb Dong..” Hahahaha….. Olalaaaaa, ternyata dia niru liriknya penyanyi yang namanya Mbah Surip toh..??
Mbah Surip…. Ternyata kepolosanmu melekat di segala segmen usia.. Sampai-sampai keponakanku yang baru berusia 2 tahun lebihpun bisa sangat menyukaimu..
Mbah Surip.. Warna musikmu yang sederhana membawa angin segar dalam memajukan warna musik di Indonesia, walaupun warna musik itu sudah banyak dikumandangkan oleh penyanyi dan band di tanah air ini..
Musik yang polos tanpa beban dengan lirik sederhana yang dipadukan oleh instrumen yang minimalis, itulah kesimpulan yang dapat blogkedua berikan kepada seorang Mbah Surip…
Tak gendong kemana-mana
Tak gendong kemana-mana
Enak donk, mantep donk
Daripada kamu naik pesawat kedinginan
Mendingan tak gendong to
Enak to, mantep to
Ayo.. KemanaTak gendong kemana-mana
Tak gendong kemana-mana
Enak tauWhere are you going?
Ok I’m
Where are you going?
Ok my darlingHa…Ha…



July 12, 2009 at 4:46 pm
menyadari betapa fenomenal-nya mbah surip, sampai-sampai blogkedua sdh “mengangkatnya” beberapa kali dalam situs online yang ada…whew
July 12, 2009 at 4:52 pm
hiahahahaha….. hidup si mbah…!!